Posted by: hanifatmayuniar on: Agustus 26, 2008
Pantaslah jika Alloh
menjadikan indah pada pandangan kita
tentang kecintaan pada anak-anak
Betapa tidak?
Saat kulihat wajah tanpa dosa itu
saat kutatap mata yang berbinar ceria itu
juga saat kunikmati tawa riang mereka yang begitu lepas
Aahhh..
beban bertumpuk-tumpuk
duka lara, kesedihan, dan aneka pelengkapnya
sirna seketika
Betapapun mereka
bukan anak kandungku sendiri
Dan hari ini..
saat kami merayakan sebuah hari
yang dikhususkan untuk mereka
para ’penyejuk hati’ itu
sungguh adalah sebuah moment terindah
dalam hidupku
Bercengkrama dengan mereka
menemani mereka melukis
main jungkat-jungkit
bahkan adu lari dengan mereka di Taman Prestasi
sungguh membahagiakan..
Tapi tentu
tak adil jika hanya menjadikan anak
sebagai obyek penyaluran naluri keibuanku saja
Mereka tentu
bukan sebuah mainan
yang kugunakan untuk
membahagiakan diriku sendiri
Mereka yang kusayangi
dengan sepenuh hati itu
tentunya perlu kudidik dan kubekali
agar bisa menaklukkan zaman mereka sendiri
yang sudah tentu berbeda dengan zamanku
bahkan bisa jadi jauh lebih berat
Oleh sebab itu
anak-anakku
aku ingin mendedikasikan diriku
demi kecemerlangan masa depanmu
untuk keselamatan dunia-akhiratmu
aku ingin menjauhkan dan melindungimu
dari segala macam kekerasan dan kebobrokan zaman
Dan jika tiba masaku bertemu dengan kalian nanti
anak-anakku
aku ingin menjadi ibu tangguh
yang sanggup mendidik kalian
agar menjadi anak-anak bertakwa
aku ingin menghadiahkan kalian
pada Alloh, dengan menjadikan kalian
tentara-tentara-Nya yang sejati
Robbana hablana min azwajina
wa dzurriyatina qurota a’yun
waj’alna lilimuttaqina imama
Aamiin..
ya Robbal alamiin..
(27 Juli 2008, Pk.19.47 WIB)
Hani Fatma Yuniar
Komentar Terakhir